Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus

Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus

Pengobatan Tipes ( typus ) atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan bakteri SalmonellaTifosa. Bakteri ini biasanya ada dalam air yang terkontaminasi dengan feses dan bisa menempel pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi.
Penyakit ini dapat menyerang tubuh melalui makanan atau minuman yang menyebabkan infeksi usus halus.

Jika Anda sering jajan sembarangan dan daya tahan tubuh Anda sedang menurun, bisa saja Anda mengalami demam tipes. Anak kecil mungkin lebih rentan terkena demam tifoid karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa atau bisa jadi karena anak kurang bisa menjaga kebersihannya saat makan.

Selain dari makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri S. typhi, tipes sesekali juga bisa disebabkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Anda bisa mengalami infeksi bakteri S. typhi saat Anda mengonsumsi makanan yang ditangani oleh orang yang sedang demam tifoid.

Beberapa gejala tipes yang bisa Anda alami adalah:

  • Demam tinggi hingga mencapai 40°C
  • Ruam atau bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit kepala
  • Nyeri dan sakit pada otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Diare
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Muntah-muntah
  • Lemah dan lesu

Berhati-hatilah pada saat musim hujan seperti sekarang ini. Selain banyak bakteri yang berkembang biak kadangkala prilaku hidup kita belum sehat. Seringkali kita jajan dipinggir jalan yang sudah barang tentu banyak debu yang menempel di jajanan tersebut. Makan bakso, Namun prilaku hidup kita inilah yang banyak mendatangkan penyakit, salah satunya adalah tipes.

Pada demam tifoid/tipes ini, ada beberapa masa ketika kuman masuk ke dalam tubuh penderita, diantaranya:Masa inkubasi (saat pertama kali kuman ini masuk kemudian tidur sebentar untuk menyiapkan amunisi yang diperluan untuk menyerang tubuh kita), Masa ini berlangsung 7-12 hari, walaupun pada umumnya adalah 10-12 hari.

Yang termasuk gejala khas Demam tifoid adalah sebagai berikut.

 

  • Minggu Pertama (awal terinfeksi): Setelah melewati masa inkubasi 10-14 hari, gejala penyakit itu pada awalnya sama dengan penyakit infeksi akut yang lain, seperti demam tinggi yang, sakit kepala, pusing, pegal-pegal, anoreksia, mual, muntah, batuk, denyut lemah, pernapasan semakin cepat dengan gambaran bronkitis kataral, perut kembung dan merasa tak enak,sedangkan diare dan sembelit silih berganti.

 

  • Minggu Kedua: Jika pada minggu pertama, suhu tubuh berangsur-angsur meningkat setiap hari, yang biasanya menurun pada pagi hari kemudian meningkat pada sore atau malam hari. Karena itu, pada minggu kedua suhu tubuh penderita terus menerus dalam keadaan tinggi (demam). Suhu badan yang tinggi, dengan penurunan sedikit pada pagi hari berlangsung. Terjadi perlambatan relatif nadi penderita. Yang semestinya nadi meningkat bersama dengan peningkatan suhu, saat ini relatif nadi lebih lambat dibandingkan peningkatan suhu tubuh.

 

  • Minggu Ketiga: Suhu tubuh berangsung-angsur turun dan normal kembali di akhir minggu. Hal itu jika terjadi tanpa komplikasi atau berhasil diobati. Bila keadaan membaik, gejala-gejala akan berkurang dan temperatur mulai turun. Meskipun demikian justru pada saat ini komplikasi perdarahan dan perforasi cenderung untuk terjadi, akibat lepasnya kerak dari ulkus. Sebaliknya jika keadaan makin memburuk, dimana toksemia memberat dengan terjadinya tanda-tanda khas berupa delirium atau stupor,otot-otot bergerak terus, inkontinensia alvi dan inkontinensia urin.

 

  • Minggu Keempat: Merupakan stadium penyembuhan meskipun pada awal minggu ini dapat dijumpai adanya pneumonia lobar atau tromboflebitis vena femoralis.

 

Gejala penyakit tipes tersebut di atas sering dianggap sebagai gejala penyakit lain. Jika gejala tipes tersebut ditemui, sering orang mengira bahwa dia tidak terserang penyakit tipes, namun penyakit-penyakit dengan demam lama seperti penyakit-penyakit influenza, malaria, TBC.

Penyakit tipes apabila tidak ditangani dengan baik,akan terjadi komplikasi yang cukup berbahaya, baik di usus maupun di organ selain usus. Misalnya terjadi perdarahan usus, atau bahkan usus bisa berlubang. Sementara pada organ di luar usus dapat menimbulkan komplikasi pada sistem peredaran darah, gangguan paru, ginjal, hepar, dan jga sistem kesadaran.

Tips Menghindari penyakit Tipes :

  1. Cucilah tangan sebelum anda makan
  2. Tidur teratur ( 7-8 jam), olahraga 3-4 kali sehari untuk menjaga daya tahan tubuh
  3. Jaga makanan dan minuman yang anda makan, pilih makanan yang sehat dan higienis

Bagaimana Cara Pengobatan Tipes Secara Alami di rumah dengan Minyak Kutus Kutus ?

Minyak Kutus Kutus terbuat dari 69 jenis tanaman obat.
Beberapa komposisinya adalah kunyit, sambiloto dan temulawak.
Bahan-bahan tersebut sangat bagus untuk mengobati penyakit typus / tipes.
Minyak Kutus Kutus akan membantu menurunkan panas tubuh dan juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Cara terapi Penyakit Tipes menggunakan Minyak Kutus Kutus  :
1. Balurkan Minyak Kutus Kutus di telapak  kaki, sela-sela jari kaki sampai ke mata kaki
2. Balurkan Minyak Kutus Kutus di sepanjang tulang punggung dari tulang ekor sampai tulang leher (tengkuk)
3. Balurkan di area perut bawah dan atas
4. Balurkan di daun telinga dan bawah telinga. Rutinkan di area perut atas dan bawah 1-2 jam sekali agar keluhan segera membaik. 😊

Sebelum dan setelah terapi dianjurkan minum air putih hangat 1-2 gelas.

Jaga pola makan.

Makanan Yang harus dihindari: pedas, santan, asam dan berlemak.

Terapkan pola hidup sehat tidur 8 jam sehari, teratur olah raga ringan .

Minyak Kutus Kutus membantu penderita tipes agar beristirahat dengan nyenyak dan membantu menurunkan panas badannya.

Buktikan sendiri…

 

Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus
Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus

 

Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus_testimoni
Pengobatan Tipes Secara Alami Dirumah Menggunakan Minyak Kutus Kutus_testimoni

 

Klik Disini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *