Cara Mengobati Hidrokel Pada Bayi Secara Alami

Cara Mengobati Hidrokel Pada Bayi Secara Alami

Hidrokel adalah terkumpulnya cairan di sekeliling testis (buah zakar), yang umumnya tidak sakit dan tidak berbahaya. Meski demikian, penumpukan cairan ini bisa membuat skrotum (kantung buah zakar) membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Pria dewasa penderita hidrokel biasanya merasa tak nyaman karena membesarnya ukuran skrotum, dan bobotnya juga semakin berat. Seorang pria akan semakin berisiko menderita hidrokel setelah memasuki usia 40 tahun. Sedangkan pada bayi, risiko hidrokel akan meningkat jika terlahir prematur.

Segeralah berkonsultasi kepada dokter apabila:

  • Merasakan nyeri secara tiba-tiba pada skrotum, meskipun tidak ada pembengkakan.
  • Terjadi pembengkakan pada skrotum.
  • Memiliki bayi dengan hidrokel yang tidak menghilang setelah satu tahun.

Pada bayi, hidrokel biasanya akan menghilang dengan sendirinya sampai mereka berusia dua tahun. Jika hidrokel masih ada setelah usia tersebut atau malah timbul rasa nyeri, maka diperlukan tindakan operasi untuk menghilangkannya. Namun operasi ini beresiko :

  • Infeksi.
  • Gangguan irama jantung.
  • Perdarahan.
  • Penggumpalan darah.
  • Reaksi alergi.
  • Cedera saraf pada skrotum.
  • Kesulian bernapas.

Kesuburan pria tidak akan terpengaruh dengan adanya hidrokel. Namun, yang menjadi masalah adalah beberapa penyakit serius bisa ditandai dengan kemunculan hidrokel. Salah satunya adalah hernia inguinal, yaitu terperangkapnya sebagian usus dalam dinding perut dan bisa menimbulkan komplikasi yang fatal. Selain itu, hidrokel juga bisa menjadi tanda awal adanya infeksi atau tumor.

 

Berikut ini testimoni cara mengobati hidrokel pada bayi menggunakan Minyak Kutus Kutus :

Copas dari mbak vivi

Saya mau menceritakan pengalaman saya sendri tentang khasiat Minyak Kutus Kutus ,yang sekarang paling tenar dengan khasiatnya
“Ponakan saya namanya Pradnya, umur nya 2 bulan tapi sudah di diagnosa penyakit hidrokel,
Sebelum di diagnosa ,baru lahir seperti bayi normal biasanya , tapi setelah menginjak umur 2 bulan terasa kelihatan aneh bagian batu zakarnya. Awal genjala hanya ada pembengkakan di daerah skortum , suhu badannya panas tinggi, kadang-kadang sampai muntah mungkin karena saking panas badannya dan ukuran batu zakarnya semakin hari agak membesar dan kadang-kadang mengecil.

Nah suatu hari saya bawa ke dokter pertama katanya tidak apa apa,  hanya bawaan tapi makin hari makin besar, terus saya bawa dokter anak kedua kalinya dan langsung di diagnosa hidrokel. Ditargetin kalau 6 bulan gak sembuh bakal di operasi, dalam hati sudah ingin nangis kasian kalau bayi umur segitu harus di operasi. Kemudian saya inget sama ibu Vivi M beliau distributor minyak kutus kutus di singaraja , saya cobak wa , dan saya ceritakan kejadian yang menimpa keponakan saya, nah saat itulah saya disaranin cobak pakai Minyak Kutus Kutus.

Awalnya sih sebenernya gak percaya ingin coba pakai minyak kutus kutus ini , heheee maklum belum dapat membuktikan soalnya khasiat gimana . Terus saya sering denger denger sih banyak orang bilang bahwa minyak ini bisa sembuhin banyak penyakit, nah saya mulai coba ne Minyak Kutus Kutus nya sesuai aturannya pertama tama daerah wajib habis itu daerah batu zakar dan batu zakarnya , saya kompres terus 1 jam sekali, setelah 1minggu wooww hasilnya luar dugaan.

Dalam hati masih ada rasa gak percaya , terus dan terus saya kompres pakai Minyak Kutus Kutus, setelah 2 minggu amazing, batu zakar nya mengecil dan luka nya serasa disulap, hilang bener lukanya, saya gak bisa berkata apa-apa lagi hanya bisa mengucap syukur atas ke Agunganmu Tuhan , karna telah menggangkat sakit yang dia derita , dan berterima kasih banyak juga buat bu vivi yang telah menyarankan saya pakai Minyak Kutus Kutus.

Terima kasih minyak kutus kutus khasiatmu emang TOP TIDAK BISA DIRAGUKAN LAGII,

I LOVE MINYAK KUTUS KUTUS

 

Cara Mengobati Hidrokel Pada Bayi Secara Alami
Cara Mengobati Hidrokel Pada Bayi Secara Alami

 

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *